Lowongan Account Officer Bank BRI

January 30th, 2008 by lunavista

PT Bank BRI (Persero) Tbk. Kanwil Jakarta 2 membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik Indonesia yang mempunyai integritas tinggi, ulet, dan kompeten untuk bergabung dan mengisi posisi Account Officer

ACCOUNT OFFICER

PERSYARATAN UMUM:

Pendidikan minimal S1 semua fakultas/ jurusan terakreditasi dari PTN/ PTS
IPK minimal 2.75 (skala 4)
Perempuan/ Laki-Laki
Usia maksimal 25 tahun bagi fresh graduate dan 30 tahun bagi yang sudah berpengalaman di bidang Account Officer minimal 1 tahun
Tinggi minimal 160 cm untuk Perempuan dan 165 cm untuk laki-laki
Berpenampilan menarik dan proporsional
Bersedia ditempatkan di seluruh kantor cabang wilayah Jabodetabek, Banten, Karawang dan Cikampek
Mampu mengendarai kendaraan bermotor

KETENTUAN LAIN-LAIN:

Pelamar wajib memiliki alamat e-mail untuk dapat mengikuti proses seleksi ini.
Aplikasi lamaran hanya dilakukan melalui on-line (klik link di bagian bawah pengumuman). Tidak ada jalur lain yang digunakan dalam proses pengiriman lamaran.
Setelah mengisi formulir aplikasi dan mengirimkannya kembali secara on-line, Pelamar akan mendapat konfirmasi registrasi melalui email. Konfirmasi tersebut berisi nomor registrasi yang akan digunakan selama proses seleksi.
Pelamar hanya diperkenankan melakukan satu kali registrasi on-line.
Pelamar wajib mengisi aplikasi dengan data/ informasi yang sebenar-benarnya, karena data ini akan diklarifikasi dengan berkas aslinya pada saat pelaksanaan proses seleksi Tahap II.
Masa waktu Registrasi on-line adalah 26 Januari s/d 3 Februari 2008.
Aplikasi yang masuk setelah batas akhir registrasi dan/atau tidak melamar secara on-line, dianggap tidak berlaku.
Keputusan hasil seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Pada setiap tahap seleksi, hanya pelamar yang memenuhi persyaratan yang dihubungi untuk masuk ke tahap seleksi berikutnya.
Pengumuman hasil seleksi administrasi dan pelamar yang berhak mengikuti seleksi selanjutnya dapat dilihat di website www.LPPM.ac.id mulai tanggal 9 Februari 2008

DOKUMEN YANG HARUS DIBAWA PADA SAAT TES TAHAP II*:
Fotocopy ijazah akhir yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan sertifikat lainnya yang relevan;
Fotocopy Kartu Tanda Penduduk;
Curriculum Vitae/ Daftar Riwayat Hidup yang didownload dari website PPM;
Pas Foto Berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar;
Surat Referensi bagi yang sudah pernah berpengalaman kerja;
Surat Pernyataan kesediaan ditempatkan di seluruh kantor cabang wilayah Jabodetabek, Banten, Karawang dan Cikampek. yang didownload dari website PPM (mulai tanggal 9 Februari 2008)
*Pelamar yang menunjukan dokumen yang berbeda dengan data yang dimasukan pada saat registrasi on-line, dinyatakan gugur dan tidak dapat mengikuti tes tahap selanjutnya.

Registrasi On-line via www.lppm.ac.id
untuk lebih jelas contact rekrutmen@lppm.ac.id

Women Secret

January 27th, 2008 by lunavista

Dalam memilih bakal isteri, masyarakat Melayu dahulu kala menggariskan beberapa falsafah bagi mengenal sifat-sifat batiniah wanita berdasarkan kejadian tubuh badannya. Pengetahuan ini adalah berasaskan kitab Primbon Jawa dimana ilmu ini diturunkan secara lisan dari guru kepada muridnya. Segala catatan ini adalah untuk menambah pengetahuan semata-mata.

Beras Tumpah
Kulit kuning, rambut lembut hingga ke hujung, payudara besar, di telinga ada tahi lalat.
Dia lekas nak darah, pemboros serta suka bertengkar dengan suami.
Bintang Kesiangan
Berkulit hitam manis, rambut lebat berombak, wajah manis mata redup seperti mengantuk.
Dia senang bersama dan mesra dengan suami.

Durgasari
Muka bujur telur berwarna sedikit keemerahan, leher jinjang.
Suka khianat, tidak baik dalam rumahtangga dan suka berbohong.

Silasari
Kulit kuning, rambut keperangan lembut sampai ke hujung, payudara kecil, tahi lalat di cuping telinga.
Suka naik darah dan pemboros

Emping hijau
Kulit gelap, rambut hitam lembut, muuka panjang, badan tegap,kaki kecil dan kering, kuku panajng dan kecil.
Dia baik, murah rezekinya, bertuah, tapi suka merajuk dan pulang ke rumah orang tuanya.

Matahari Jatuh
Kulit kuning, urat nampak hijau, aliis lentik, mata redup, wajah manis.
Sabar, bertutur dengan berhati-hati,, berbudi bahasa, dapat menerima dimadu, setia, teliti dalam pekerjaan, murah rezeki.

Puspa Mekar
Bentuk badan seperti lelaki, tulang agak menonjol, bila berdiri kaki seakan bertemu, ruas betis panjang.
Dia dapat melayani kehendak suami.

Galak Ulat
Kulit kuning, rambut keras dan luruss, hujung rambut warna merah.
Dia sering menolak kehendak suami.

Gandasari
Kulit kuning, rambut hitam berkilat,, leher agak pendek , gerak tubuh seperti orang malas, buah dada tergantung, tingkah laku pantas, manis dipandang.
Tidak menampakkan marah, tutur katannya lembut dan pandai dalam melaksanakan kewajipan.

Sinar Kencana
Duduknya tenang, agak pendiam, berkuulit gelap, rambu lembut, hitam dan halus, bertubuh besar.
Perempuan ini baik. Pandai menjaga hati.

Sirih Terlentang
Kaki agak melintang, jika berjalan kaki suka menendang tanah.
Pemboros serta suka melakukan perbuatan keji

Bunga Lawang
Tubuh kecil, kulit putih kekuningan, melangkah seperti harimau lapar, sentiasa mahu cepat pergi kemana-mana.
Pandai simpan rahsia, sopan santun, mementingkan kebahagiaan rumahtangga dan keluarga.

Matahari Terbenam
Badan kecil, warna kulit kemerahan, sedikit tanda kebiruan di wajah, alis mata tebal.
Penyimpan rahsia, spontan, tidak sesuai dijadikan isteri tetapi sesuai sebagai sahabat.

Sari Maya
Badan kurus, rambut genjur dan kasar, wajah kemerahan.
Tak pandai meminta2, menerima apa sahaja keadaan,taat perintah Allah.

Kunci Kencana
Kulit gelap, badan tinggi besar, kaki pendek.
Dia amat bosan kepada suami.

Nota Kamar: Artikel ini hanyalah sebagai bacaan semata-mata untuk menambah pengetahuan dan bukan untuk dipercayai 100%

Disclaimer: Artikel di dalam laman web ini disiarkan sebagai wadah perkongsian ilmu. Sebahagian besar artikel ini adalah dari sumber “forwarded emails” dan kiriman pengunjung laman ini. Namun, semua artikel adalah hakmilik penulis asal. Dari itu, setinggi penghargaan diberikan kepada pemilik sebenar artikel-artikel tersebut, walau siapapun diri anda dan di mana pun anda berada.

Lowongan Kerja di PT Pokphand

January 27th, 2008 by lunavista

PT. Charoen Pokphand Indonesia
Lowongan Kerja Production Supervisor dan Maintenance

We are a multinational company and as a leader in Integrated Agro industry. Looking for qualified, highly motivated, self driven, dynamic, independent & dedicated person to join our team in the following positions:

PRODUCTION SUPERVISOR (PS)

Requirements:

Male
Age max. 30 years old
Bachelor Degree (S-1) in Electrical/Mechanical Engineering
Min. 2 years experience in the same field at manufacturing industry
Highly motivated, innovative and good interpersonal ability
Excellent command of both written & spoken English

MAINTENANCE SUPERVISOR (MS)

Requirements:

Male, max. 30 years old
Bachelor Degree (S-1) in Electric Engineering
Having Experience min. 2-3 years in the same field at manufacturing industry.
Familiar in Visual Basic, SQL, PLC and Statistic Analysis
Fluent in English (written & oral)
Computer literate
Please submit your application, CV and recent photograph (4×6) not later than 2 weeks after publication by indicating code on the envelope to:

PT. Charoen Pokphand Indonesia
HRD Departement
Jl. Surabaya — Mojokerto Km. 19
Sepanjang — Sidoarjo

Or e-mail to

recruitment.sby@cp.co.id

Lowongan Kerja di Conoco Phillps

January 27th, 2008 by lunavista

CONOCO PHILLIPS

1
Career with Energy
-Boost Your Future-

Business Apprentice Program (BA)

The program is highly competitive and lasts around 12 months. The scope covers ConocoPhillips Upstream (Exploration, Production & Transportation) operations and focuses on how our business meets the requirements of all Stakeholders (Investors, Employees, Customers, Vendors & local Communities). In particular, the program provides the Business Apprentices the opportunity to demonstrate the following positive characteristics: leadership, effective communication, commercial awareness, problem analysis, initiative, innovation and creativity, planning and organizing, personal and team skills.

Requirements :

Fresh graduates (bachelor/ master), or New Hires with max of 1 year of working experience, or Final year of completing a bachelor/ master degree
Majoring in Management (Finance, Marketing, Strategic, Banking, Human Resources), Economics, Accounting, Tax, Statistics, International Relations, Communication / Public Affairs, Business Administration, Engineering (Civil, Material, Industrial, Environmental), Information Technology / Computer Science, Mathematics & Science (Mathematic, Physic, Chemistry).
Fluent in English (oral and writing).
Highly motivated, strong analytical skill and problem solving capabilities.
Have an outstanding performance, such as GPA minimum 3.30 of 4.00 scale.
Start to work at April 2008.
How to Apply Business Apprentice :

Download the Application Form in http://www.fe.ui.ac.id/cdc/index.php/job/view/137 (Excel format). Please only use this new version of Application Form .
Send the completed Application Form with file name : “YourName_Degree_Major_UniversityName.xls”, and most recent photograph with file name : “YourName_BA2008.jpg”, with e-mail subject : BA_Degree_Major_UniversityName to COPIApprenticeProgram@conocophillips.com
For example:
File name : FitriaRahayu_S1_HRManagement_UniversitasGadjahMada.xls,
Photo : FitriaRahayu_BA2008.jpg,
E-mail subject : BA_S1_HRManagement_UniversitasGadjahMada.
Maximum total size of attachments (Application Form & Photo) is 350 KB. Emails exceeds the maximum size will be deleted instantly.
===================

GRAD Program - For Engineer

GRAD (Global Recruiting and Development) is a worldwide upstream program to optimize global recruiting and early development of geoscientists and engineers. It is designed to meet current needs and future challenges of ConocoPhillips Business Units worldwide. You will work with several different assignments in your first years, strengthening your skills with different types of significant projects, and selected GRAD participants may have the opportunity to work outside Indonesia for 12-18 months during their third to fifth years.

Requirements :

Fresh graduates (bachelor/master), or New hires with 0 – 3 years of industry experience, or Final year students of completing a bachelor/ master degree .
Majoring in geophysics, geology, and engineering (petroleum, mechanical, chemical).
Fluent in English (oral and writing).
Highly motivated, strong analytical skill and problem solving capabilities.
Have an outstanding performance such as GPA minimum 3.40 of 4.00 scale, minimum 3.00 for petroleum engineering.
How to Apply GRAD :

Download the Application Form in http://www.fe.ui.ac.id/cdc/index.php/job/view/138 (Excel format). Please only use this new version of Application Form .
Send the completed Application Form with file name : “YourName_Degree_Major_UniversityName.xls” and most recent photograph with file name “YourName_GRAD2008.jpg”, with email subject : GRAD_Degree_Major_UniversityName to COPIGRAD@conocophillips.com .
For example:
File name : AndiYulianto_S1_MechanicalEng_UniversitasIndonesia.xls;
Photo : AndiYulianto_GRAD2008.jpg,
Email subject : GRAD_S1_MechanicalEng_UniversitasIndonesia.
Maximum total size of attachments (Application Form & Photo) is 350 KB. Emails exceeds the maximum size will be deleted instantly.
===================

The latest date to submit Application Form for both programs is February 15 2008, at 17.00 WIB.
All application will be treated in strictly confidentiality. Only short-listed candidates will be processed & notified.
Visit www.conocophillips.com to know further about ConocoPhillips

PRESENTASI PERUSAHAAN : TANGGAL : 12 PEBRUARI 2008
DI GEDUNG SAC-ITS RUANG AMBITION
SILAKAN REGESTRASI KEHADIRAN
DI SAC-ITS DENGAN PAK SLAMET

BIOETANOL SEBAGAI PENGGANTI BENSIN

January 27th, 2008 by lunavista

BIOETANOL SEBAGAI PENGGANTI BENSIN

MENIMBANG KELAYAKAN BIOETANOL SEBAGAI PENGGANTI BENSIN

Sejak Menteri Negara Riset dan Teknologi Dr. Kusmayanto Kadiman me-launching bahan bakar Gasohol BE-10 pada akhir Januari 2005 yang kemudian didukung dengan terjadinya kenaikan harga minyak mentah dunia sampai menyentuh US$70/barel, maka bioetanol telah mendapat publikasi yang luas melalui berbagai media cetak dan elektronik maupun pada pameran-pameran yang digelar pada tahun ini. Reaksi masyarakat sangat beragam, mulai dari yang mendukung sampai yang menentang. Lebih banyak yang mendukung, antara lain karena masyarakat sedang kesal dengan kenaikan harga BBM yang dipandang mengancam kehidupan mereka. Terselip harapan, semoga bioetanol dapat menjadi bahan bakar alternatif yang lebih murah. Adapun yang menentang memberikan argumentasi beragam, mulai dari singkong yang rakus unsur hara, bioetanol berpotensi menjadi pesaing bahan pangan yang masih impor, sampai dengan ancaman terhadap keanekaragaman hayati karena pertanian monokultur untuk bahan baku etanol. Para penggemar otomotif menempuh cara bereaksi yang agak berbeda, mereka rela menempuh jarak ratusan kilometer untuk mendapatkan bioetanol puluhan liter, mencoba sendiri dan kemudian memberikan laporan lewat tabloid, email maupun sms. Tulisan ini tidak berpretensi untuk secara langsung merespons reaksi masyarakat, tetapi lebih merupakan upaya memberikan masukan kepada masyarakat, para anggota legeslatif maupun pengambil keputusan di Pemerintah, sebelum memilih (atau tidak memilih) bioetanol sebagai bahan bakar alternatif di masa depan. Kegunaan teknis bioetanol sebagai bahan bakar Penggunaan bioetanol sebagai bahan bakar, sesungguhnya seusia dengan perkembangan industri otomotif. Mobil Ford generasi pertama (Type T) merupakan mobil yang menggunakan bioetanol sebagai bahan bakar. Sejak bensin diproduksi dengan harga murah pasca Perang Dunia II, bioetanol tersisih karena harganya tidak cukup kompetitif. Krisis minyak pada tahun 1970-an mengangkat kembali bioetanol sebagai bahan bakar alternatif di AS, Brazil dan beberapa negara Asia dan Eropa. Bioetanol bersifat multi-guna karena dicampur dengan bensin pada komposisi berapapun memberikan dampak yang positif. Pencampuran bioetanol absolut sebanyak 10 % dengan bensin (90%), sering disebut Gasohol E-10. Gasohol singkatan dari gasoline (bensin) plus alkohol (bioetanol). Etanol absolut memiliki angka oktan (ON) 117, sedangkan Premium hanya 87-88. Gasohol E-10 secara proporsional memiliki ON 92 atau setara Pertamax. Pada komposisi ini bioetanol dikenal sebagai octan enhancer (aditif) yang paling ramah lingkungan dan di negara-negara maju telah menggeser penggunaan Tetra Ethyl Lead (TEL) maupun Methyl Tertiary Buthyl Ether (MTBE). Pelarangan MTBE merupakan topik hangat dalam pembahasan Energy Bill di Kongres dan Senat negara-negara bagian di AS. Pencampuran sampai dengan 24 % masih dapat menggunakan mobil bensin konvensional. Di atas itu, diperlukan mobil khusus yang telah banyak diproduksi di AS maupun Brazil. Yang populer dan diminati saat ini adalah Flexible-Fuel Vehicle (FFV). Ini sejenis “mobil cerdas� karena dilengkapi dengan sensor dan panel otomatisasi yang dapat mengatur mesin untuk menggunakan campuran bensin-bioetanol pada komposisi berapapun. Etanol teknis (95 % etanol, 5 % air) juga digunakan pada mobil khusus alkohol di Brazil, meskipun akhir-akhir ini kalah pamor dengan mobil FFV. Ketersediaan Bioetanol dapat diolah dari berbagai jenis tanaman berpati (ubikayu, jagung, sorgum biji, sagu), tanaman bergula (tebu, sorgum manis, bit) serta serat (jerami, tahi gergaji, ampas tebu). Seluruh jenis bahan baku ini, pada kondisi harga minyak mentah saat ini biaya produksinya kompetitif terhadap bensin. Untuk tanaman berpati dan bergula, dengan produktifitas rata-rata bioetanol 5.000 liter/ha per-tahun, konsumsi seluruh bensin sebesar 16 juta kilo per-tahun (tahun 2005) dapat diproduksi dengan budidaya bahan baku seluas 3,2 juta hektar saja (1,7% dari luas daratan Indonesia). Jika dalam waktu dekat ini, bahan baku serat selulosa (jerami dan sejenisnya) dapat bersaing dengan pati-patian dan gula, jumlah lahan yang digunakan menjadi lebih sedikit. Daya saing terhadap bensin Biaya produksi bioetanol terkait dengan bahan bakar yang digunakan dalam proses produksinya. Biaya produksi bioetanol di Brazil termurah karena listrik dan steam yang digunakan dalam proses dapat dipenuhi melalui pembakaran ampas tebu, sehingga biaya produksinya cuma separuh harga bensin. Sedangkan di AS, karena menggunakan gas alam sebagai bahan bakar proses, mengalami penigkatan biaya produksi karena gas alam juga ikut naik bersama kenaikan harga minyak. Sebagai gambaran, per-30 Agustus 2005, ketika harga minyak mentah US$69,81/barel, harga bensin Rp 6.500,-/liter dan bioetanol Rp 5.600,-/liter (asumsi 1US$1 = Rp10.000). Kompetisi bahan baku atau peningkatan kesejahteraan petani ? Tanpa dibarengi dengan intensifikasi dan ekstensifikasi lahan, industri bioetanol akan berkompetisi secara langsung dengan pengguna tebu/molases, ubikayu, jagung dan bahan baku lainnya. Pada kondisi kritis ini, industri bioetanol lebih sensitif terhadap peningkatan harga dibandingkan dengan industri pangan, karena biaya produksi 1 liter bioetanol hampir sama dengan harga 1 kg produk industri pangan. Padahal 1 liter etanol memerlukan 2 kg bahan baku setara 2 kg produk industri pangan. Jadi, industri bioetanol pasti akan kalah bersaing dan mencari bahan baku alternatif yang lebih murah. Dengan kata lain, karena kebutuhan bahan baku yang besar, industri bioetanol sesungguhnya dapat berperan sebagai penyangga harga komoditas pertanian. Petani tidak perlu cemas harga jatuh, sementara ketahanan pangan menjadi meningkat karena produksi yang berlimpah. Industri bioetanol mungkin dapat dianalogikan dengan ikan sapu-sapu di kolam. Dengan gerak lamban, dia membalikkan badan menyorongkan mulutnya menampung sisa-sisa makanan ikan lain, tetapi ketika tidak tersisa makanan di permukaan air, lumut yang melekat di dinding kolampun dimakan. Dampak positip-negatip terhadap lingkungan Produksi bioetanol dari tanaman dan penggunaannya pada mesin mobil akan menciptakan keseimbangan siklus karbondioksida, yang berarti akan mengurangi laju pemanasan global. Pembakaran bensin yang lebih sempurna ketika dicampur bioetanol 10 % saja akan memperbaiki kualitas udara di kota-kota padat lalu lintas. Di Indonesia hal ini menjadi krusial, karena aditif timbal (TEL) masih digunakan di luar Jawa-Bali. Tidak murah menggantikan TEL dengan aditif HOMC (High Octane Mogas Component) karena biaya produksinya sangat mahal. Pengalaman banyak negara menunjukkan, bioetanol menjadi pilihan yang paling murah. Sisi negatifnya, produksi bioetanol secara besar-besaran berpotensi menyebabkan penurunan keanekaragaman hayati melalui monokultur bahan baku berikut praktek-praktek pertanian yang merusak kualitas lahan. Ini bukan masalah baru dan harus diatasi bersama-sama agroindustri lainnya melalui penerapan pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture) yang terintegrasikan dengan sistem bioindustri nir-limbah. Integrasi budidaya bahan baku dengan pabrik bioetanol dan peternakan sapi telah terbukti menurunkan biaya investasi, yang dapat menurunkan kapasitas minimal pabrik. Selain itu, penggunaan aneka ragam bahan baku juga tidak akan banyak berpengaruh terhadap investasi awal karena prosesnya lebih sederhana dibandingkan dengan proses fermentasi, distilasi dan dehidrasi. Kebutuhan Investasi versus Penghematan Devisa Tidak ada batasan yang tegas, berapa skala komersial minimal pabrik bioetanol. Dari 83 buah pabrik bioetanol di AS, skalanya berkisar dari 2,5 kl /hari sampai dengan 1.000 kL/hari, meskipun pada umumnya di atas 100 kL/hari. Secara hitungan kasar, setiap kelipatan 10 kali kapasitasnya, biaya investasinya menurun separuhnya. Biaya investasi kilang bioetanol kapasitas 100 kL/hari berkisar antara Rp 2-3 milyar per-kiloliternya. Dengan harga etanol yang dihitung sama dengan bensin saja, pembangunan 1 pabrik ukuran ini akan menghemat devisa untuk impor bensin sebesar 33.000 kL/tahun x Rp 5.450,- /liter atau Rp 179.850.000.000,-. Gambaran yang rada nakal tapi serius adalah bagaimana kalau subsidi bensin tahun 2005 digunakan untuk membangun pabrik bioetanol ? Seperempat BBM kita adalah bensin. Kalau disepakati subsidi untuk BBM Rp 89.2 triliun, maka diperoleh angka Rp 22,3 triliun yang dapat digunakan untuk membangun pabrik bioetanol 89 buah @ kapasitas 100 kL/hari. Bioetanol yang dihasilkan adalah 2.937.000 kL/tahun atau mensubsitusi hampir 20 % kebutuhan bensin di tanah air dengan penghematan devisa Rp 89,2 triliun ! Bioetanol sebanyak ini membutuhkan lahan seluas 587.000 hektar kualitas biasa sampai marjinal yang dapat ditanami singkong, tebu, sorgum atau jagung sebagai bahan baku bioetanol. Selanjutnya, silakan anda bayangkan sendiri lapangan pekerjaan yang tercipta di kawasan pertanian-perdesaan. Kuncinya pada komitmen dan pasar Pembangunan fisik pabrik bioetanol butuh waktu 2 tahun, sehingga “mimpi� di atas kalau dimulai awal tahun 2006 akan menghasilkan bioetanol pengganti hampir 20 % konsumsi bensin pada tahun 2008-2009. Sebagai contoh riil, Cina pada tahun 2001 belum memproduksi etanol grade bahan bakar, tetapi dengan komitmen pemerintah Cina yang kuat, maka tanpa terlalu memperhitungkan pasar, pada tahun 2004 negara Cina telah berhasil memproduksi 2 juta kiloliter bioetanol grade bahan bakar per-tahun. Kita berada pada momentum yang tepat untuk memilih (atau tidak memilih sekalian) untuk memproduksi bioetanol sebagai pengganti (sebagian) bensin, karena pasar sedang berpihak pada bioetanol. Harga minyak mungkin akan fluktuatif, tetapi pengalaman Brazil dan AS membuktikan pilihan mereka tidak salah ketika mereka meneruskan program bioetanol meskipun harga minyak sering turun tajam pada kurun 1970-2000. Bagaimanapun minyak bumi akan habis, sehingga fluktuatif sekalipun, tren harga minyak akan cenderung meningkat. “Mimpi� di atas kertas di atas, dengan komitmen yang kuat disertai regulasi harga dan lain-lain, mungkin cukup realistik untuk terwujud seperempat atau seperlimanya. Ditulis oleh Dr. Ir. M. Arif Yudiarto M.Eng. (Kabid Teknologi Etanol dan Derivatif - Balai Besar Teknologi Pati BPPT) dan Ir. Djuma’ali M.Si (Pengkaji Etanol BPPT) ***